Tempat Wisata Terindah Dan Hits Di Jogja Yang Wajib Dikunjungi 2018

Candi Sambisari

Candi Sambisari merupakan percandian yang terdiri dari sebuah candi induk dan tiga buah candi perwara pada bagian depannya

0 67

Kenapa disebut candi bawah tanah karena memang letak candi sambisari tidak lebih dari tinggi permukaan tanah. Candi ini tidak sengaja ditemukan oleh seorang petani yang sedang menggarab tanah milik Karyoinangun tiba – tiba cangkulnya membentur batu berukir  yang tidak lain batu reruntuhan candi. Penemuan candi sambisari ini terjadi pada bulan juni 1966 dan sampai ke kantor cabang Lembaga Purbakala dan Peninggalan Nasional di Prambanan. Peninjauan dan penelitian lebih lanjut di tempat tersebut diperoleh kepastian bahwa temuan tersebut merupakan sebuah situs candi dan dinyatakan sebagai daerah suaka budaya. Posisi candi yang berada 6,5 meter dari permukaan tanah sekitar itu, diperkirakan terjadi karena tertimbun letusan gunung Merapi.

Budaya Candi Sambisari

Candi Sambisari merupakan candi Hindu beraliran Syiwaistis dari abad ke-X dari keluarga Syailendra ini berada di wilayah kabupaten Sleman propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Saat penggalian kompleks candi Sambisari juga ditemukan benda-benda bersejarah lainnya, misalnya perhiasan, tembikar, prasasti lempengan emas. Dari penemuan tersebut didapat perkiraan bahwa candi Sambisari dibangun tahun 812-838 M saat pemerintahan Raja Rakai Garung dari Kerajaan Mataram Hindu (Mataram Kuno). Kondisi kompleks candi Sambisari sangat terawat dan bersih dan banyak wisatawan lokal, domestik maupun mancanegara banyak berdatangan mengunjunginya dan menjadi satu paket kunjungan wisata budaya dengan kompleks candi lain di sekitarnya khususnya candi Prambanan yang sudah lebih terkenal.

Candi Sambisari Hindu

Candi Sambisari merupakan percandian yang terdiri dari sebuah candi induk dan tiga buah candi perwara pada bagian depannya. Di hadapan ketiga candi dari Dewa Trimurti itu terdapat tiga buah candi yang berisi wahana (kendaraan) ketiga dewa tersebut. Ketiga candi itu kini sudah dipugar dan hanya candi yang ditengah ( di depan candi Shiwa) yang masih berisi patung seekor lembu yang bernama Nandi, kendaraan Dewa Shiwa. Patung angsa sebagai kendaraan Brahma dan patung garuda sebagai kendaraan Wishnu yang diperkirakan dahulu mengisi bilik-bilik candi yang terletak di hadapan candi kedua dewa itu kini telah dipugar.

Relief Candi Sambisari

Candi induk menghadap ke arah Barat denahnya berupa bujur sangkar dengan ukuran 13,65m x 13,65m dengan ketinggian 7,5m. Hal yang menarik dari Cadi Smabisari yaitu tidak terdapat kaki candi yang sebenarnya, sehingga bagian las sekaligus berfungsi sebagai kaki candi. Pada sisi luar dinding tubuh candi terdapat relung-relung yang diatasnya terdapat hiasan kala. Setiap relung ditempati oleh Dewi Durga (utara), Ganesa (timur) dan Agastya (selatan). Sedangkan pada kanan-kiri pintu masuk bilik candi terdapat dua relung untuk dewa-dewa penjaga pintu yakni, yaitu Mahakala dan Nandiswara, sayangnya kedua arca tersebut kini sudah tidak berada lagi ditempatnya. Pada bagian dalam bilik candi terdapat Yoni dengan hiasan seekor naga pada bagian ceratnya dan sebuah lingga pada bagian atasnya. Tiga buah candi perwara yang berada didepan Candi Sambisari berukuran 4,9m x 4,8m untuk bagian tengahnya, sedangkan perwara utara dan selatan berukuran 4,8m x 4,8m. Ketiga candi perwara tersebut tidak mempunyai tubuh dan atap, yang ada hanya kaki dan pagar langkan pada bagian atasnya. Kompleks Candi Sambisari secara keseluruhan dikelilingi oleh pagar dari batu putih yang berukuran 50m x 48m. Pada masing-masing sisi pagar terdapat pintu masuk akan tetapi disisi utara ditutup.

Lokasi Candi Sambisari

Candi Sambisari terletak di desa Sambisari, Kel. Purwomartani, Kec. Kalasan, Kab. Sleman, DIY. Jika kita berangkat dari Kota Yogyakarta melalui jalan Jogja-Solo, pertigaan Bandara Adi Sucipto lurus ke arah timur, beberapa meter sebelum gapura Garuda AAU ambil jalan ke kiri, lurus sampai ke Candi Sambisari. Disekeliling candi terdapat taman dan tempat peristirahatan di bawah pohon, cocok untuk mendinginkan badan di tengah cuaca panas. Untuk masuk ke Candi Sambisari kita dikenakan biaya Rp 2.000 (dewasa) dan Rp 1.000 (anak-anak). Jalan menuju ke lokasi kompleks candi dapat dilalui oleh segala jenis kendaraan, namun belum ada kendaraan umum yang melewati tempat ini sehingga ditempuh dengan ojek atau dokar/delman sekitar 2 km dari tepi jalan Jogya-Solo. Untuk mencapai lokasi candi sambisari, dapat ditempuh dengan naik bus jurusan Jogya-Solo sampai kilometer 10 dimana terdapat papan penunjuk jalan menuju candi sambisari.

Leave A Reply

Your email address will not be published.